| Oleh | 01 May 2017 | 0 komentar

(FTI Press) Tim mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) berhasil meraih prestasi sebagai presenter terbaik kedua di ajang Lomba Karya Ilmiah Nasional Scientific Days 2017  yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa MARS Politeknik Negeri Sriwijaya pada tanggal 7-10 Maret 2017 bertempat di gedung Garaha Pendidikan Politeknik Negeri Sriwijaya. Tim tersebut terdiri dari Arpan Efendi, M Solihin Akbar dan Zalfa Imari Salsabila ketiganya mahasiswa angkatan 2015  dengan dosen pembimbing Dr. Zahrul  Mufrodi.

Karya yang mereka buat dengan  judul PASUNDAN TASIK (Pengolahan Sampah Sayuran dan Kertas menjadi Listrik) Melalui Microbial Fuel Cells yang Ramah Lingkungan sebagai Wujud Menjaga Ketahanan Energi Nasional. Karya mereka dilatar belakangi oleh banyaknya limbah kertas dan sayur di Indonesia yang tidak dimanfaatkan apabila dibiarkan terus menumpuk maka akan berdampak buruk bagi lingkungan yaitu bisa menyebabkan pencemaran air dan udara. Dalam PP No.81 Tahun 2012 akan mewujudkan pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan yang bertumpu pada penerapan 3R dalam rangka penghematan sumber daya alam, penghematan energi, pengembangan energi alternatif dari pengolahan sampah, perlindungan lingkungan, dan pengendalian pencemaran. Tahun 2015 produksi kertas mencapai 12,9 juta ton. Dalam Perpres No. 5/2006 Pemerintah memberikan perhatian terhadap energi terbarukan sebagai sumber energi alternatif. Energi nasional ditargetkan meningkat hingga 17% pada tahun 2025 begitu juga dengan energi terbarukan, seperti energi surya, biomassa, nuklir dan tenaga angin.

Campuran limbah tersebut kemudian diolah sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan energi listrik. Limbah sampah yang dipergunakan banyak terdapat di pasar-pasar tradisional sehingga dalam kapasitas yang lebih besar diharapkan metode ini dapat diemplementasikan untuk mewujudkan PASAR MANDIRI ENERGI. Tim Teknik Kimia FTI UAD berhasil meraih gelar presenter terbaik kedua setelah menyisihkan 15 finalis dari berbagai universitas di Indonesia. Beberapa diantaranya seperti Universitas Padjajaran, Universitas Brawijaya, Universitas Gadjah Mada,Universitas Negeri Padang, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Jambi,  Institut Pertaian Bogor, Politeknik Negeri Jember dan tuan rumah Politeknik Negeri Sriwijaya. Harapan dari kami supaya karya ini dikembangkan secara lebih nyata dan nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat. (zm)/editing : (ns)

Komentar Ditutup.

Tinggalkan Komentar

Kamu harus login untuk memberikan komentar.