• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
| Oleh | 22 Apr 2018 | 0 komentar

(FTI Press) Pervit Power” adalah salah satu inovasi sumber energi portable yang memanfaatkan gaya gravitasi sebagai sumber utamanya. Produk ini dibuat dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Beban akan dikaitkan disebuah tali yang melilit sebuah roda turbin, seperti halnya katrol dan membuatnya berputar. Turbin yang berputar dihubungkan dengan serangkaian gear yang telah diperhitungkan berdasarkan rasionya sehingga mampu merubah gerakan lambat menjadi lebih cepat. Rangkaian gear tersebut terdiri atas beberapa gear dengan rasio yang meningkatkan rotasi pada output. Putaran gear tersebut diubah oleh generator menjadi energi listrik. Kelebihan yang ditawarkan pada produk kami yaitu lebih fleksibel terhadap waktu dan tempat karena sumber energi yang digunakan (gaya gravitasi) tersedia dimanapun dan kapanpun. Dengan adanya produk ini, kami berharap dapat membantu upaya dalam memenuhi kebutuhan listrik. Tim Pervit Power terdiri dari Fajar Kurniawan, Moh Rifki Nurhakim, dan Ahmad Geri.

i-FINOG 2018 FTI UAD

Saat ini buah sebagai makanan yang sangat digemari serta bermanfaat bagi tubuh manusia banyak terjual dan dibudidayakan. Tak jarang buah yang dibudidayakan memiliki kualitas yang tidak layak konsumsi sehingga hanya ditimbun dan terbuang percuma. Selain itu, buah yang sudah diperjualkan banyak yang membusuk sehingga tidak laku dan terbuang. Setiap tahunnya penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) semakin meningkat tetapi ketersediaannya cadangan minyak bumi menurun. Cadangan minyak bumi Indonesia saat ini hanya tersisa 3,7 miliar barel dan diperkirakan akan habis 10-11 tahun lagi. Untuk mengurus permasalahan ini, sekarang kami melakukan penelitian untuk menciptakan energi alternatif yang bersumber dari energi terbarukan yang dimana dinamakan bioetanol.

i-FINOG 2018 FTI UAD

Mengelola limbah buah tidak layak konsumsi baik yang membusuk maupun tidak layak diperjual belikan karena dianggap tidak memenuhi pesyaratan seperti bentuk ataupun rasa. Buah afkir tersebut akan dikelola menjadi bioetanol dan pupuk cair yang bermanfaat dan memiliki harga jual sehingga akan memperbaiki rantai nilai buah. Bioethanol ini bermanfaat untuk bahan bakar dan juga dalam bidang kesehatan yaitu sebagai antiseptik. Tim Bioethanol from Rejected Fruits terdiri dari Cahaya Annisaa’ Fathonah, Eva Anisa Mayasita, dan Edo Dwi Atmojo

i-FINOG 2018 FTI UAD

Tim Pervit Power dan Tim Bioethanol from Rejected merupakan tim dari Program Studi Teknik industri Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) yang masing-masing tim mendapatakan Silver Medal pada ajang perlombaan international Festival Innovation on Green Technology (i-FINOG 2018) pada tanggal 20-22 April 2018 yaang bertempat di Sports Complex Universiti Malaysia Pahang Gambang Campus. Disamping itu pada lomba i-FINOG 2018 kali ini Program Studi Teknik Industri membina salah satu Tim dari sekolah menengah atas di Yogyakarta yaitu SMTI yang pada perlombaan kali ini berhasil menyabet Gold Medal. /(ns)