UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT melalui Program BESTARI SAINTEK
(FTI News)Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menjalin kolaborasi dengan Kalurahan Caturharjo dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul melalui program penelitian bertajuk “Implementasi Teknologi Pengelolaan Sampah Terpadu”. Inisiatif ini merupakan bagian dari Program BESTARI SAINTEK, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang bertujuan mengembangkan Living Lab untuk pemberdayaan masyarakat.
Tim peneliti multidisiplin UAD yang dipimpin oleh Prof. Anton Yudhana, S.T., M.Eng., Ph.D., akan mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT), seperti sistem deteksi emisi gas berbahaya dan low-cost vision method, ke dalam Rumah Kumpul Sampah (RKS) di Caturharjo. Teknologi ini diharapkan menjadi solusi atas tantangan penanganan sampah residu yang selama ini masih bergantung pada pihak luar.
Lurah Caturharjo, H. Wasdiyanto, S.Si., menyambut baik kolaborasi ini. Ia menjelaskan bahwa Caturharjo telah memiliki fondasi pengelolaan sampah yang kuat melalui program “4000 Jogangan”, RKS, dan program “Sedekah Sampah” yang telah memberikan manfaat ekonomi dan sosial nyata bagi warga, seperti santunan lansia dan perbaikan rumah warga.
Prof. Anton Yudhana menegaskan bahwa pendampingan ini tidak hanya berfokus pada transfer teknologi, tetapi juga pada perubahan pola pikir masyarakat. Melalui pendekatan living laboratory dan co-creation, masyarakat akan dilibatkan secara aktif dalam inovasi pengelolaan lingkungan. Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan Caturharjo dapat mencapai kemandirian dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan efisien.
/doc Istimewa editing /ns



