Pelatihan Koding Artificial Inteligence Bagi Guru TK ABA di Wilayah Pimpinan Ranting Aisyiyah Ngestiharjo Selatan Kasihan Bantul
(FTI News) Meningkatnya kebutuhan akan literasi digital dalam dunia pendidikan mendorong guru untuk menguasai berbagai teknologi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengenalkan konsep coding sejak jenjang pendidikan anak usia dini melalui aplikasi yang sederhana dan mudah digunakan, seperti GCompris dan ScratchJr. Untuk mendukung peningkatan kompetensi tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Pelatihan Koding Artificial Intelligence (AI) bagi guru-guru TK ABA di wilayah Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Ngestiharjo Selatan, Kasihan, Bantul.
Pada Sabtu, 18 April 2026, tim PkM Universitas Ahmad Dahlan yang terdiri atas tiga dosen Program Studi Informatika, Fakultas Teknologi Industri, yaitu Dr. Murinto, S.Si., M.Kom., Faisal Fajri Rahani, S.Si., M.Cs., dan Jihad Rahmawan, S.T., M.Sc., mengadakan pelatihan yang bertempat di Laboratorium Multimedia Program Studi Informatika Kampus IV UAD. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru melalui pengenalan konsep computational thinking serta pemanfaatan aplikasi GCompris dan ScratchJr sebagai media pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi anak usia dini.
Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru TK ABA di wilayah PRA Ngestiharjo Selatan. Selain dosen, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan turut berperan sebagai pemateri dan pendamping selama kegiatan berlangsung. Materi pelatihan dibagi ke dalam tiga sesi, yaitu pengenalan aplikasi GCompris, ScratchJr Dasar, dan ScratchJr Lanjutan. Melalui pembagian sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman secara bertahap, mulai dari pengenalan aplikasi hingga pemanfaatan fitur-fitur lanjutan dalam ScratchJr untuk membuat animasi dan permainan sederhana.
Dalam sambutannya, Bapak Murinto, S.Si., M.Kom. menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang mampu meningkatkan kreativitas guru sekaligus memperkenalkan konsep berpikir komputasional kepada anak sejak usia dini. Menurut beliau, kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi akan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Guru-guru aktif mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi, demonstrasi, hingga praktik secara langsung menggunakan aplikasi GCompris dan ScratchJr. Tim pemateri juga memberikan pendampingan kepada peserta yang mengalami kesulitan sehingga seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik.
/(ns)



