| Oleh | 08 Sep 2017 | 0 komentar

(FTI Press) Saat acara yudisium kelulusan mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) pada Tanggal 30 Agustus 2017 ada pengalaman menarik dari salah satu peserta, reporter fakultas berkesempatan mewawancarai salah satu peserta yaitu Raivan Naufal mahasiswa Program Studi Teknik Elektro.

Raivan Naufal

Berikut petikan wawancara dengan Raivan nama panggilan akrabnya “Saya akan memulai dari pengalaman saya masuk dunia industri pada tahun 2012 di PT Mitsubishi Chemical Indonesia (PT MCCI) yaitu perusahaan jepang yang memproduksi bahan baku utama pembuatan serat benang polyster untuk industri tekstil. Disana saya di tempatkana pada bagian maintenance. Pada tahun 2016 saya melanjutkan pengalaman kerja saya pada PT Indonesia power (PT IP) yaitu perusahaan Indonesia yang memproduksi listrik untuk kebutuhan PLN. Disana saya di tempatkan di bagian instrument dan control pada umumnya dan Boiler pada khususnya.

Dari kedua pengalaman tersebut saya waktu itu masih menjadi mahasiswa aktif Program Studi Teknik Elektro. Dengan bekal pengalaman tadi saya memberanikan diri untuk melamar suatu perusahan yang memproduksi makanan dan minuman di Indonesia yang sudah berskala internasional yaitu PT Mayora Indah Tbk, walaupun saat melamar saya belum mendapatkan (surat Keterangan Lulus) atau ijazah namun saya tetap optimis dengan apa yang sudah saya lakukan. Alhamdulillah ternyata dari serangkaian proses yang berlangsung cukup lama sekitar satu bulan, saya baru dapat diterima pada perusahaan tersebut.

Tes pertama yang di lakukan yaitu psikotes, tes ini bekaitan dengan kepribadian kita dan kemampuan otak kita dalam menghadapi tekanan pekerjaan, yang harus di persiapkan pada tes ini adalah sering berlatih sebelum melakukan tes, adapun contoh soal-soal psikotes bisa di dapat di toko-toko buku pada umumnya. Tes kedua yaitu interview general atau interview HRD, kita akan di tanya seputar kehidupan kita dan data diri pribadi, pihak HRD akan berusaha mengkorek data kita, maka yang harus dilakukan adalah tetap tenang, selalu tersenyum setelah menjawab setiap pertanyaaan dan jujur terhadap jawaban, ingat jangan tegang dan berkeringat. Tes ketiga yaitu interview user atau interview secara khusus sesuai kemampuan akademik kita, pada tahap ini semua pertanyaan menyangkut ilmu elektro karena keahlian saya dibidang teknik elektro, maka kuasai kemampuai akademik sebanyak dan seluas mungkin dan carilah ilmunya tidak hanya didalam kelas saja, melainkan dari internet atau pengalaman hidup kita. Tes keempat yaitu mengenai kesehatan, pada tahap ini cobalah untuk selalu menjaga kesehatan kita karena banyak orang pintar yang tidak lolos pada tahap tes ini, pada tes ini kita akan diambil darah, diambil air seni, dan dirontgen. Setelah itu kita akan di panggil untuk melakukan tandatangan kontrak atau kesepakatan kerja.

Dari pengalaman yang saya rasakan, saya mengambil kesimpulan bahwa, yang harus dipersiapkan oleh mahasiswa dalam menghadapi gejolak persaingan di dunia industri adalah kempampuan berkomunikasi dengan baik, kemampuan akademik yang mumpuni, pengalaman hidup yang baik, kesehatan jasmani dan rohani yang prima. Lalu cara mempersiapkanya yaitu dengan mengikuti organisasi-organisasi yang bermanfaat seperti Himpunan mahasiswa atau sebagainya, belajar di luar kelas terkait ilmu yang kita tekuni seuai jurusan, karena tidak dapat dipungkiri jika kita hanya mengandalkan ilmu yang dipeajari dikelas saja maka kita akan kalah bersaing dengan orang lain, ikutilah pelatihan-pelatihan yang sesuai dengan jurusan, carilah pengalaman sebanyak-banyaknya, rajin berolahraga dan jangan merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang agar kesehatan tetap terjaga. Semoga dengan pengalaman yang sedikit ini dapat memberikan pandangan terhadap teman-teman semua. /(ns)

Komentar Ditutup.

Tinggalkan Komentar

Kamu harus login untuk memberikan komentar.