| Oleh | 16 Sep 2017 | 0 komentar

(FTI Press) Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (PSTE FTI UAD) menerima kunjungan dari (EiC AGRIVITA Journal of Agricultural Science, Scopus indexed journal, UB Malang). Kunjungan yang dilakukan pada hari Jumat 15 September 2017 tersebut, melakukan agenda studi banding terutama kepada Tim pengelola jurnal TELKOMNIKA. Dalam studi banding ini rombongan tersebut berkesempatan untuk mempelajari tentang pengelolaan dan publikasi jurnal TELKOMNIKA Internasional Universitas Ahmad Dahlan. Rombongan dari Universitas Brawijaya Malang tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Kuswanto, MS. dan diterima langsung oleh pengelola jurnal TELKOMNIKA Tole Sutikno, S.T., M.T., Ph.D., Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D. serta Son Ali Akbar, S.T., M.Eng.

Kunjungan AGRIVITA

Tole Sutikno menjelaskan tentang  sejarah TELKOMNIKA.  “TELKOMNIKA (Telekomunikasi, Komputasi, Elektronika dan Pengendalian) adalah peer review Jurnal Internasional dalam bahasa Inggris. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek perkembangan yang beredar terbaru di bidang teknik listrik. Ruang lingkup meliputi aplikasi Telekomunikasi dan Informasi Teknologi, Terapan Computing dan Komputer, Instrumentasi dan Kontrol, Listrik (Power), dan Teknik Elektronika. Sebagai jurnal internasional, TELKOMNIKA UAD sudah masuk dalam indeks Scopus, lembaga pengindeks yang mengevaluasi kinerja atau kualitas jurnal ilmiah tingkat internasional.

Prestasi membanggakan diraih Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Telecommunication Computing Electronic and Control (Telkomnika) yang diterbitkan UAD ditetapkan sebagai Jurnal Terbaik Nasional oleh Kementerian Riset Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) RI pada malam apresiasi Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 yang digelar di Makassar pada tanggal 10 Agustus 2017. Menurut Tole, Jurnal Telkomnika ini unggul atas jurnal lain karena berbagai faktor. Antara lain, sudah terakreditasi internasional A dan penulisnya berasal dari tiga benua di dunia seperti Amerika, Italia, China, Arab Saudi, Jerman, Banglades, Meksiko. Kemudian, sudah masuk indeks Scoopus dan tema artikel bervariasi tentang teknologi komputer, informatika, dan telekomunikasi. “Jurnal ini diterbitkan satu tahun sekali,” papar Tole.

Tole, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Publikasi dan Penerbitan Ilmiah (LPPI) UAD menerangkan pentingnya akademisi dan praktisi Indonesia tidak lagi tergantung dengan sistem pengidex dari luar negeri. Ia menginginkan Indonesia memiliki pengindex sendiri yang mampu bersaing dan mendunia. Ada empat aspek yang menjadi pertimbangan agar sebuah tulisan termuat di TELKOMNIKA, yang pertama kualitas, aspek sebaran, pertimbangan subdisiplin ilmu yang dikembangkan, dan relevansi. Terkait dengan relevansi, misalnya sesuai atau tidaknya dengan tema, pembaca, dan beberapa hal lainnya. Dalam satu tahap penerbitan, naskah yang masuk mencapai 400, sedangkan yang dapat diterbitkan sebanyak 50 tulisan.

Dosen Teknik Elektro ini menyampaikan, apa yang diperolehnya saat ini adalah berkat kerja sama tim dan dukungan dari berbagai pihak yang terus memberikan motivasi untuk memajukan jurnal yang ada di UAD. /(ns)

Komentar Ditutup.

Tinggalkan Komentar

Kamu harus login untuk memberikan komentar.