• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
| Oleh | 22 Apr 2016 | 0 komentar

(FTI Press) Mahasiswa-mahasiswa FTI UAD kembali mengukir prestasi pada ajang kompetisi internasional. Kali ini lima kelompok mahasiswa FTI UAD yang terdiri dari 2 kelompok mahasiswa Teknik Informatika, 2 kelompok mahasiswa Teknik Industri, dan 1 kelompok mahasiswa Teknik Kimia, berhasil menjuarai kompetisi International Festival Innovation on Green Technology (iFINOG) 2016, 15-17 April 2016 di Universiti Malaysia Pahang (UMP). Dari kelima kelompok mahasiswa tersebut, satu kelompok berhasil meraih medali emas yaitu Tim Resik2You dari Teknik Informatika. Selain itu keempat kelompok yang lain semuanya berhasil meraih medali perunggu.

IMG_8616 (1)

Tim Resik2You berhasil meraih medali emas. Tim ini terdiri dari Irsyad Pahlapi, Vera Wati, dan Dwi Susanto. Ketiganya adalah mahasiswa Teknik Informatika UAD angkatan 2013. Tim Resik2You ini dimbimbing oleh Bapak Andri Pranolo, S.T, M.Cs and Ibu Dewi Pramudi Ismi, S.T, M.CompSc. Mereka membuat aplikasi berbasis Android yang bertujuan untuk mendukung kebersihan dan keindahan lingkungan. Keprihatinan atas kondisi sampah yang sering menumpuk dan mengganggu kesehatan masyarakat menjadi latar belakang pembuatan aplikasi  ini. Aplikasi ini menawarkan 3 fitur utama yaitu Pencarian lokasi TPSS terdekat berdasarkan lokasi pengguna aplikasi, Permintaan penjemputan sampah rumahan oleh agen sampah yang akan membawa sampah ke TPSS, dan Platform penyedia informasi dan edukasi mengenai managemen sampah. Ide aplikasi ini dinilai unik oleh dewan juri, sehingga mereka mendapatkan medali emas. Disamping medali emas, Tim Resik2you ini juga mendapatkan Social Impact Awards karena aplikasi yang dikembangkan dinilai memiliki manfaat dan pengaruh yang besar bagi masyarakat.

DSC_0218

Selain Tim Resik2You yang meraih medali emas, keempat kelompok delegasi FTI UAD masing-masing mendapat medali perunggu. Keempat tim tersebut adalah:

  1. Tim Hydroid (Teknik Informatika) yang membuat aplikasi android untuk memantau tanaman hidroponik. Sistem ini digunakan untuk mengecek kadar Electrical Conductivity (EC) dan pH pada tanaman hidroponik agar selalu seimbang. Kelompok ini terdiri dari Naufal Afif, Tsani Elvia Nita, dan Naufal dan dibimbing oleh Bapak Taufiq Ismail, S.T., M.Cs.
  1. Tim D’Orange (Teknik Industri) yang membuat karya Free Energy Stand Power. Tim ini terdiri dari Yusuf Islam, Fajar Kurniawan, dan Syukran Anas, dengan dosen pembimbing Bapak Agung Kristanto, ST., MT.
  2. Tim Biodegradable Plastic For Better Life (Teknik Industri) yang membuat material plastik baru yang ramah lingkungan yang bersifat biodegradable. Tim ini terdiri dari Cahaya Annisaa Fathonah, Eva Anisa Mayasita, dan Moh. Rifki Nurhakim dengan dosen pembimbing Utaminingsih Linarti, ST., MT.
  3. Tim mahasiswa Teknik Kimia UAD yang membuat karya berjudul “Plant Design of Eco-Friendly Bioadditive (Octane Booster) with Continuous Process by Recycle Stream”. Bioaditif adalah bahan (cair) yang ditambahkan ke dalam bahan bakar bensin untuk meningkatkan angka oktan yang aman bagi kesehatan dibanding zat aditif yang digunakan saat ini. Bioaditif tersebut mereka hasilkan dari reaksi antara asam asetat (asam cuka) dengan gliserol yang notabene merupakan hasil samping dari produksi biodiesel. Reaksi dijalankan dalam sebuah alat yang bernama Reaktif Distilasi yang dilengapi recycle untuk meningkatkan hasil dari bioaditif.Tim ini terdiri dari Chici Wardiani Prasongko dan Fitri Ramdani serta Rizky Gusti Pratiwi, dengan dosen pembimbing Bapak Dr. Zahrul Mufrodi. /doc humas fti (ns)