• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
| Oleh | 10 Mar 2020 | 0 komentar

(FTI Press) Alhamdulillah, Prestasi Tingkat Nasional kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang merupakan kolaborasi mahasiswa antara Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri & Program Studi Pendidikan Agama Islam pada lomba Essai Nasional yang diselenggarakan Universitas Samudra Langsa Aceh (06-08 Maret 2020).

FTI Universitas Ahmad Dahlan
Lomba Essai Nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan mahasiswa geografi Universitas Samudra dalam rangka Rapat Kerja Wilayah ke 8 IMAHAGI regional se-sumatera bertempat di Universitas Samudra 6-8 Maret 2020. Kegiatan tersebut di hadiri dari perwakilan 9 Universitas yang ada di Indonesia dalam rangka mempresentasikan hasil Essai yang telah diseleksi secara naskah. Sembilan Universitas itu terdiri dari UAD, Unnes, UNP (Universitas Negeri Padang), Universitas Trisakti, Universitas Medan, Sekolah Tinggi Kesehatan Yayasan Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya, Universitas Al Muslim Bireuen Aceh, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya dan Universitas Samudra.

FTI Universitas Ahmad Dahlan
Selama proses presentasi seluruh tim diberi waktu untuk memaparkan inovasi dalam tema perbaruan air yang kemudian diseleksi oleh tiga juri dan di saksikan oleh peserta lain. Di hari yang sama dengan presentasi yakni 6 Maret pengumuman juara dan Alhamdulillah tim dari Universitas Ahmad Dahlan berhasil memperoleh juara 1 disusul dari Universitas Negeri Semarang yang memperoleh juara 2 dan 3.

Tim yang terdiri dari : Jasman Bustan (Teknik Elektro 2017), Renangga Yudianto (Teknik Elektro 2017), dan Sariningsih (PAI 2016) dengan dosen pembimbing Farid Setiawan S.Pd., M.Pd.I. mendapatkan juara 1 pada lomba Karya Esai Nasional Kompetisi Geografi berjudul SMART-RIS (Smart Reservoir Integrated System).

Renangga Yudianto menyampaikan “Gagasan kami disini adalah pemurnian air yang diklasifikasikan secara bertingkat pada waduk yang diberi nama SMART-RIS (Smart Reservoir Integrated System) dimana tahap-tahapan pemurnian air pada waduk dapat diakses secara real time dan berbentuk olahan data yang dapat diatur oleh user yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia serta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Bila gagasan kami diterapkan sebagai sebuah solusi untuk mengentaskan masalah air bersih di Indonesia bukan sebuah omong kosong lagi Indonesia dapat menjadi negara dengan sistem pengolahan dan penyaluran air yang baik.
/(ns)