• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
| Oleh | 24 Jan 2018 | 0 komentar

(FTI Press) “Data mining” bagi sebagian orang istilah ini sudah tidak asing, tapi bagi sebagian yang lain, istilah Statistika lebih dikenal sebagai ilmu pengolahan data. Bahkan seringnya bagi masyarakat umum kata Data Mining diasosiasikan dengan pertambangan (mining). Akan tetapi asumsi tersebut tidak sepenuhnya salah, karena memang Data Mining melakukan proses penambangan (mining), namun bukan mineral bumi yang di-mining, akan tetapi mining informasi/knowledge/pengetahuan yang bermanfaat dari data. Hal tersebut disampaikan oleh Taufik Edy Sutanto, M.Sc.Tech.,Ph.D  (Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dalam  acara “Diskusi Ilmiah Kepakaran Data Mining/Data Science, IoT, Big Data” yang diselenggarakan Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri (FTI UAD) pada Hari Rabu 24 Januari 2018 di ruang Sidang Dekanat FTI UAD Kampus 3.

Data mining memiliki banyak kemiripan dengan Statistika, karena sama-sama bertujuan mengolah data untuk mendapatkan suatu kesimpulan/informasi darinya. Bahkan “akar/root” dari data mining adalah statistika. Akan tetapi tentu saja jika sama, maka istilah baru tidak perlu diperkenalkan. Ada beberapa perbedaan mendasar antara kedua bidang ilmu ini.

Acara diskusi ini diikuti 16 dosen Program Studi Teknik Informatika dengan harapan untuk lebih banyak menggali ilmu dari pakar tentang Data Mining /Data Science, IoT, maupun Big Data. Terang Sri Winiarti, S.T., M.Cs. (Ketua Program Studi Teknik Informatika).  /(ns)