• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 3131
| Oleh | 14 Des 2016 | 0 komentar

(FTI Press) Pengendalian perlu diperhatikan beberapa hal penting yang merupakan prinsip dasar penerapan pengendalian proses pada pabrik. Prinsip utama penerapan pengendalian proses pada pabrik adalah untuk memastikan kinerja suatu proses kimia, memastikan kestabilan suatu proses kimia, dan menekan gangguan eksternal.  Hal tersebut disampaikan “Juwari, S.T., M.Eng., Ph.D. Ketua Program Studi Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) pada acara Kuliah Tamu dengan tema “Pengendalian Proses Dalam Industri Kimia“. Kuliah umum tersebut berlangsung pada hari Rabu 14 Desember 2016 di Auditorium Unit D Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan.

juwari-s-t-m-eng-ph-d-19

Juwari, S.T., M.Eng., Ph.D.  setelah melakukan sharing dengan Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dalan (FTI UAD), Beliau didaulat untuk mengisi kuliah umum dihadapan ratusan mahasiswa Program Studi Teknik Kimia. Secara terperinci beliau menjelaskan tentang Pengendalian atau proses pengaturan berbagai faktor dalam suatu perusahaan, agar sesuai dengan ketetapan dalam rencana. Pengendalian dapat dirumuskan sebagai proses penentuan guna mencapai standar mutu, dengan meliputi pelaksanaan, menilai pelaksanaan dan bila perlu melakukan perbaikan-perbaikan, sehingga dalam pelaksanaannya sesuai dengan rencana, yang selaras dengan standar.

juwari-s-t-m-eng-ph-d-21

Tujuan dari pengendalian tersebut supaya proses pelaksanaan dilakukan sesuai dengan ketentuan maupun rencana dan melakukan tindakan perbaikan jika terdapat suatu penyimpangan, supaya tujuan yang dihasilkan sesuai dengan yang direncanakan. Dengan demikian pengendalian proses di industri, bukan hanya untuk mencari kesalahan-kesalahan  tetapi berusaha untuk menghindarkan  terjadi penyimpangan-penyimpangan. Jadi kontrol  tersebut dilakukan sejak proses dimulai, sampai dengan pengukuran hasil yang dicapai. Dengan adanya sistem pengendalian tersebut  diharapkan juga agar pemanfaatan semua unsur manajemen menjadi efektif dan efisien.

Kuliah Tamu tersebut dikemas secara interaktif, antusias dari mahasiswa terlihat sangat baik terbukti dengan jumlah peserta mahasiswa yang hadir memenuhi ruangan tersebut. Interaksi mahasiswa terbangun dengan narasumber, sehingga Kuliah Tamu berjalan dengan lancar sampai akhir acara. /(ns)

Video Dokumentasi

Kategori

Organisasi Mahasiswa