• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
| Oleh | 19 Des 2020 | 0 komentar

(FTI News) Laporan Tahunan Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun 2020, dalam agenda sidang senat terbuka Milad Ke 60 di ruang Amphitarium Lantai 9 Kampus Utama UAD pada hari Sabtu (19/12/20), diselenggarakan secara virtual melalui Zoom dan kanal Youtube UAD. Milad UAD yang ke 60 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan masih mengedepankan protokol kesehatan akibat pandemi Covid 19, walaupun demikian, ucapara milad tahun ini tetap menghadirkan rasa syukur kita kepada Allah Swt. dan membangkitkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pribadi dan lembaga.


Penyampaian laporan ini selain sebagai pertanggungjawaban kinerja, juga merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt. yang telah memberikan karunia-Nya, sehingga UAD menjadi lembaga pendidikan tinggi yang mampu bertahan, terus berinovasi dan memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam masa pandemi ini.


Dr. Muchlas, M.T. (Rektor UAD) menyampaikan laporan tahunan kinerja yang telah dicapai UAD, seperti Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, kesejahteraan dan unit usaha serta mencakup Tanggap Darurat Covid-19.  Sebagai bentuk respon terhadap pandemi Covid-19, UAD membentuk Satgas Covid-19 UAD dan Tim UAD Peduli. Kedua tim ini bekerja sama dengan berbagai lembaga dalam menangani dampak akibat pandemi Covid-19. Selain itu, sebagai wujud kepedulian terhadap pandemi Covid-19, UAD sudah memproduksi dan mengembangkan tujuh inovasi untuk penangganan COVID-19. Ketujuh inovasi tersebut adalah Pistol Covid-19, Remote Physics Laboratorium (R-Phylab), Imunostimulan Berbasis Herbal, Handsanitizer, Buku Pembelajaran Masa Pandemi Covid-19, Pembelajaran Radio Komunitas, dan Portal Otomatis.


Pidato Ilmiah dengan tema: Meneguhkan Pendidikan melalui Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi di Era Tatanan Baru Oleh: Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. dalam pidato ilmiahnya, 60 tahun merupakan usia yang matang bagi lembaga pendidikan tinggi. “Banyak karya yang sudah dihasilkan UAD, salah satunya menghasilkan lulusan dengan kompetensi dan akhlak mulia yang telah hadir di tengah masyarakat dengan membawa perubahan.

Sedangkan Amanat Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si. Perjalanan panjang Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang menggunakan nama pendiri Muhammadiyah harus meneladani ide-ide besar Ahmad Dahlan. UAD dari yang semula berbentuk Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) sampai sekarang telah menjadi universitas, harus disyukuri, direfleksikan serta dijadikan spirit.

/(ns)