• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
TAGS: | Oleh | 27 Nov 2018 | 0 komentar

(FTI Press) SMK Muhammadiyah Bumiayu terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan pendidikan bagi peserta diklatnya. Semua jurusan digenjot untuk berkarya dan berkreasi guna meningkatkan brand dari masing-masing jurusan yang ada. Jurusan TKR telah menyempurnakan program servis layanan gratis bersama Nasmoco Tegal, sedang jurusan Akuntansi telah membuat layanan MiniBank bagi semua warga sekolah, dan kali ini dari jurusan TKJ-pun tak mau ketinggalan dwngan mencanankan workshop Pemrograman Web dan Forensik Digital.

Workshop sebagai bentuk program pelayanan masyarakat dari para mahasiswa pasca sarjana Teknik Komputer di UAD (Universitas Ahmad Dahlan) Yogyakarta, telah dikuti 45 anak tingkat XII TKJ dan berlangsung pada hari kamis dan jumat atau tgl 22 – 23 November 2018. Semua peserta sangat antusias mengikuti kegiatan workshop tersebut.

“kami sangat senang punya kesempatan bertemu dengan kakak-kakak dan juga senang dapat belajar membuat web serta belajar mencari data di flashdisk yang telah kami delete” ungkap Alamsyah, mantan ketua Ikatan Pelajar Muhammadiyah SMK Muh Bumiayu periode tahun 2017/2018 itu. Pada awalnya anak-anak kesulitan dengan istilah dalam kode pemrograman, namun pada akhirnya mereka mampu menguasainya juga. “Semoga workshop ini dapat berlanjut kejenjang berikutnya, artinya anak-anak punya kesempatan untuk mendesign web yang bagus, apik dan menarik” komentar bapak kepala sekolah, M Daswalidin S.Pd.

Ahmad Azhar Kadim salah satu pemateri mengatakan bahwa belajar web dan forensik digital memang butuh kesabaran dan ketelitian. Dan dia merasa bahwa anak-anak sudah berusaha keras dan ternyata mampu mengatasi. Kemampuan siswa ada cepat paham ada juga yang lambat, maka wajar jika ada beberapa siswa yang belum menyelesaikan tugasnya. Namun secara keseluruhan anak-anak telah berhasil membuat pemrograman web dasar dan juga mampu melakukan tindakan forensik digital.

/(ns)