• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
| Oleh | 13 Mei 2016 | 1 komentar

(FTI Press) Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD)  Pada hari Jumat 13 Mei 2016 bertempat di ruang dekanat mengadakan workshop tentang perumusan visi dan kurikulum program studi Teknologi Pangan dengan menghadirkan narasumber Prof. Rindit Pambayun (Universitas Sriwijaya dan Prof. Giyatmi (Universitas Sahid) kedua narasumber tersebut merupakan pakar Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI). Workshop yang dibuka oleh Kartika Firdausy, S.T., M.T. (Dekan FTI) pada pukul 09.00 Wib tersebut, dihadiri Endah Sulistiawati, S.T., M.T. (Wakil Dekan FTI), Tim borang fakultas, dan Tim borang Prodi Teknologi Pangan.

 

DSC_0251 DSC_0246

Sesi pembuka diawali oleh Prof. Rindit Pambayun dengan mengupas standar program pendidikan sarjana teknologi pangan/teknologi hasil pertanian yang direkomendasikan oleh PATPI. Rekomendasi PATPI ini nantinya untuk digunakan sebagai panduan bagi perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan program pendidikan teknologi pangan/ teknologi hasil pertanian di dalam mengevaluasi atau merancang program pendidikannya. Prof. Rindit juga menambahkan bahwa standar dari PATPI ini juga diselaraskan dengan standar internasional yang direkomendasikan oleh Institute of Food Technologies.

DSC_0250

Prof. Giyatmi  menambahkan tentang standar kompetensi lulusan yang mengacu pada rumusan deskripsi KKNI jenjang enam, sebagaimana lulusan program pendidikan sarjana teknologi pangan/teknologi hasil pertanian harus memenuhi tiga aspek kompetensi, yaitu aspek kemampuan kerja umum dan khusus, aspek penguasaan ilmu pengetahuan/keilmuan umum dan khusus, dan aspek kemampuan manajerial yangng sesuai dengan lingkup wewenang dan tanggung jawabnya. Diharapkan, dengan merujuk pada standar ini, seluruh program studi teknologi pangan/ teknologi hasil pertanian di Indonesia diharapkan dapat menghasilkan lulusan sarjana yang memenuhi jenjang kualifikasi sesuai kualifikasi Nasional Indonesia. /(ns)