• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 3131
| Oleh | 04 Jan 2018 | 0 komentar

(FTI Press) Bertempat di Ruang Sidang Dekanat Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) Pada hari Rabu 03 Januari 2018, Majelis Penilai Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI PII) bekerjasama dengan Program Studi Teknik Industri FTI UAD menyelenggarakan tahapan wawancara dengan Majelis Penilai Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI PII).

Tahapan wawancara dengan BKTI PII merupakan program Percepatan Sertifikasi Insinyur Profesional dan menyongsong penerbitan Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI), untuk melaksanakan Praktik Keinsinyuran, sesuai UU Keinsinyuran No. 11/2014. Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI PII) mengundang para Profesioanal / Insinyur / Sarjana Teknik Industri untuk mengikuti Program Percepatan Sertifikasi Insinyur Profesional (IPP/IPM/IPU) dengan mengikuti Tahapan Wawancara dengan Majelis Penilai Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI PII). Pemegang sertifikasi IPP/IPM/IPU akan diakui oleh International Professional Engineers dari ASEAN Engineers and Asia Pacific Engineers (MRA – Mutual Recognition Agreement) setelah menyelesaikan Sertifikasi Insinyur Profesional yang diperlukan untuk Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI).

Seluruh peserta mempresentasikan seluruh kegiatan tridarma perguruan tinggi di bidang keteknikan sesuai keilmuan masing-masing. Selain itu peserta wawancara juga menyertakan curriculum vitae. Pada tahapan wawancara ini diikuti oleh dosen- dosen Teknik Industri yang berasal dari Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung. Total peserta yang mengikuti tahapan wawancara ada sekitar 50 orang yang terdiri dari 15 dosen Teknik Industri FTI UAD, dan sebanyak 35 peserta dosen Teknik Industri dari luar FTI UAD dengan Asesor yang terdiri dari  Ir. Dosohusodo Widjojo MM. IPM. Dr. Bertha, Ir. Catur Hernanto, MM. IPM.

/(ns)

Video Dokumentasi

Kategori

Organisasi Mahasiswa