• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 3131
| Oleh | 27 Jul 2018 | 0 komentar

(FTI UAD) Prosesi wisuda merupakan rangkaian dari selesainya proses pembelajaran di sebuah kampus. Kuliah di perguruan tinggi yang kemudian diakhiri dengan wisuda hanyalah salah satu tahap kesuksesan dalam hidup. Justru, tantangan hidup yang sebenarnya menghadang dan muncul setelah wisuda. Wisuda ternyata bukan saja mendatangkan kebahagiaan, tapi juga mendatangkan rasa cemas. Tidak mau disebut penganggur di tengah-tengah masyarakat, menjadikan tantangan tersendiri bagi para sarjana yang akan memasuki babak baru.

kita harus optimis dan jangan pesimis meskipun kita harus mulai membangun dari nol. Kita tidak perlu merasa cemas, minder dan takut akan kegagalan, karena FTI UAD melalui proses pendidikannya telah memberikan berbagai bekal bagi para lulusannya. Hal tersebut disampaikan oleh Rulli Indrawan, S.T. ( Pendiri Pondok Programmer d/a Tamanan Banguntapan Bantul) yang merupakan alumni dari Program Studi Teknik Informatika. Pada acara selayang pandang alumni dalam rangka pelepasan calon wisudawan/wati Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD), Jumat 27 Juli 2018 di Gedung Utama Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Beliau berpesan kepada Calon wisudawan untuk selalu menerapkan 5 hal dalam menghadapi tantangan kerja yang sesungguhnya. pertama anda harus punya tujuan yang jelas, kalau tidak punya tujuan maka menjadi tidak tentu arahnya dan tak mempunyai kekuatan atau power. Kedua carilah mentor untuk menentukan arah atau tujuan kita, kalau tidak ada mentor kita tdak ada yang akan mengarahkan. Ketiga carilah siapa teman dekat kita, kalau teman dekat kita baik maka baik pula pergaulan kita. Dalam sebuah hadis, Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan, “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR Bukhari 5534 dan Muslim 2628). Keempat jangan pernah berhenti belajar, update terus ilmu jadilah orang spesialist jangan menjadi orang general tunjukan jati diri kamu menjadi seorang alumni FTI UAD. Dan yang terakhir adalah jauhi maksiat, mau ngak mau maksiat akan nenghalangi kehidupan kita, merusak seluruh sel otak kita sehingga godaan syetan sangat mudah menghampiri diri kita, kita akan lupa segalanya baik itu sholat dan perilaku akhlaq kita,  “semoga Allah SWT selalu senantiasa meridhoi kita semua Alumni FTI UAD. Aamiin.

/(ns)

Video Dokumentasi

Kategori

Organisasi Mahasiswa