• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
TAGS: | Oleh | 15 Nov 2019 | 0 komentar

(FTI Press) Prosesi wisuda merupakan rangkaian dari selesainya proses pembelajaran di sebuah kampus. Kuliah di perguruan tinggi yang kemudian diakhiri dengan wisuda hanyalah salah satu tahap kesuksesan dalam hidup. Justru, tantangan hidup yang sebenarnya menghadang dan muncul setelah wisuda. Wisuda ternyata bukan saja mendatangkan kebahagiaan, tapi juga mendatangkan rasa cemas. Saya yang berdiri disini sama dengan kalian, saya juga menantikan prosesi wisuda tersebut, rasa cemas dan bahagia tentunya juga saya rasakan. Ungkap Ari Anggraini, S.T.,  Alumni Teknik Industri yang didaulat untuk mengisi selayang pandang pada acara pelepasan calon wisudawan/wati Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan, Jumat 15 November 2019 di Hotel Sahid Raya Yogyakarta.

Fakultas Teknologi Industri UAD

Gelar sarjana memang masih jadi perbincangan menarik, pada dasarnya mereka yang berhasil menyandang gelar sarjana, sudah mencapai satu keberhasilan. Menurut Ari Anggraini Ilmu merupakan harta berharga yang bisa didapatkan dimana saja baik di bangku kuliah atau bahkan disekitar kita. Permasalahannya bukan dimana seseorang mendapatkan ilmu, tapi yang lebih penting adalah apa yang berhasil kita lakukan dengan ilmu yang kita miliki tersebut.

Fakultas Teknologi Industri UAD

Ilmu pengetahuan memang berkembang begitu cepat, gelar sarjana bukan harga mati, kebanyakan orang memiliki harapan yang hampir sama. Masuk sekolah, melanjutkan ke bangku kuliah, lulus, lalu bekerja di perusahaan impian demi bisa hidup mapan ataupun menjadi pegawai negri. Tapi, tidak semuanya harapan tersebut terwujud dengan mudah, karena setiap orang mempunyai kisah hidup yang berbeda.

Saya atau kamu mungkin salah satu yang harus berlapang dada ketika status sarjana tersemat dalam diri. Bukan berarti gelar tersebut akan menjadi jaminan bagi kita apabila kita tidak berusaha, kita wajib mencari pengalaman yang berharga serta belajar dari kegagalan, selalu berinovasi untuk berusaha dan berikhtiar.

Ari Anggraini saat ini bergerak pada Project Planner Joglo Coklat, Kreatifood Surabaya, IDEA Tangerang, Project planner Desa Wisata Putat, Project Planner di Manisa Kencur, dan Project Plenner di Rula (Keripik Rumput Laut).

/(ns)