• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 3131
TAGS: | Oleh | 07 Jan 2020 | 0 komentar

(FTI Press) Untuk memasuki negara industri baru, kemampuan menguasai teknologi tinggi adalah merupakan syarat mutlak bagi suatu Negara. Teknologi tinggi yang sangat mempengaruhi peradaban manusia di abad ini salah satunya adalah teknologi semikonduktor dan mikroelektronika.

Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan
Belum lama ini yaitu pada bulan Desember 2019 mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD), yang terdiri dari Mar’atul Husna (1615020099), Tifanny Rizka Ariandi (1714020004), dan Lia Septianingsih (1700020105), dengan didampingi dosen pembimbing Dr. Ing. SUHENDRA, M.Sc. diterima oleh Dr. Thiefel dari Ceo Silicon Products Bitterfeld (SPB) Jerman.

Menurut Dr. Ing. SUHENDRA, M.Sc. “Semikonduktor merupakan suatu bahan yang mempunyai sifat hantaran listrik diantara isolator dan konduktor salah satunya seperti dari bahan silikon. Semikonduktor tentunya tidak bisa lepas dari material semikonduktor itu sendiri sebagai bahan dasar pembuatan divais tersebut.

Saat ini belum ada industri hulu silikon meskipun persediaan yang berlimpah di bumi Indonesia, seperti bahan baku silikon dari pasir dan dengan teknologi pembuatan kristalnya yang menjadi pilihan dalam teknologi semikonduktor.

Dalam rangkain riset di Jerman tersebut mahasiswa Teknik Kimia FTI UAD bisa menambah pengetahuan tentang riset teknologi berbasis semikonduktor salah satunya energi terbarukan dengan tingkat kemurnian silikon mencapai 99,9999999%, tentunya hal tersebut merupakan kedaruratan teknologi yang harus kita kembangkan untuk menjawab kebutuhan industri di tanah air.

/(ns)