• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
TAGS: | Oleh | 15 Jan 2020 | 0 komentar

(FTI Press) Masyarakat Indonesia sedang dihadapkan dengan Revolusi Industri 4.0 yang selalu menjadi topik pembahasan di berbagai lapisan masyarakat. Kondisi ini bisa terjadi karena pesatnya perkembangan teknologi digital. Seperti perpaduan antara kecerdasan buatan (artificial intelligent), dengan internet of thing (IoT) yang bisa mengolah jutaan data (big data) menjadi suatu keputusan.

Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan
Memasuki era Industri 4.0. banyak bermunculan robot canggih, superkomputer, pengoptimasian fungsi otak manusia, perkembangan neuroteknologi dan sebagainya. Era Industri 4.0 terlihat serba canggih, bukan berarti tidak ada kerugian yang ditimbulkan oleh revolusi industri tersebut.

Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan
Peran dosen pada Era Industri 4.0 merupakan salah satu pilar penting dalam perguruan tinggi yang memegang peranan strategis bagi pendidikan tinggi dalam menghadapi era digitalisasi dan Revolusi Industri 4.0. tersebut. Menurut Prof. Dr. Ing. Ir. Misri Gozan, M.Tech. (Fakultas Teknik Universitas Indonesia) “Dosen harus mampu beradaptasi terhadap Revolusi Industri 4.0. dengan sistem pembelajaran yang terbaru, setiap dosen diwajibkan mampu mengikuti perkembangan teknologi tersebut sehingga kedepan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan
Prof. Dr. Ing. Ir. Misri Gozan, M.Tech. pada kesempatan tersebut didaulat menjadi narasumber utama dengan tema “Penelitian Dalam Perkembangan Menuju Indusri 4.0/5.0”. Workshop yang diikuti dosen Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD), berlangsung pada hari Selasa 14 Januari 2020 di ruang Sidang Teknk Kimia Kampus IV UAD.

Dr. Erna Astuti, S.T., M.T. (Kaprodi Teknik Industri) pada kesempatan tersebut menyampaikan “Menghadapi gelombang revolusi industri, dosen Teknik Kimia harus mampu mengikuti program kompetensi inti yang sesuai dengan kebutuhan revolusi industri 4.0. Pada revolusi industri ini, kita harus keluar dari zona nyaman untuk belajar hal-hal yang belum kita kuasai, untuk mengimplementasikan hasil pembelajaran yang diperoleh untuk dapat mencapai keberhasilan, serta menghasilkan inovasi riset yang bermanfaat bagi masyarakat”.
/(ns)