• Sitemap
  • Telp. 0274.563515 ext 4211
TAGS: | Oleh | 01 Agu 2019 | 0 komentar

(FTI Press) Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (HMTK FTI UAD) bekerja sama dengan Pusat Studi Energi dan Lingkungan Universitas Ahmad Dahlan (PSEL UAD) menyelenggarakan dare to care for a better earth yaitu membersihkan sungai Gajahwong dan menciptakan wisata berwawasan lingkungan dengan penanaman pohon dan pengecatan. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Sabtu dan Ahad, 27 dan 28 Juli 2019. Kegiatan ini dipusatkan di 2 titik yaitu Mrican dan Balirejo.

Universitas Ahmad Dahlan

Menurut Kepala Pusat Studi Energi dan Lingkungan UAD Dr. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T. Kegiatan membersihkan sungai Gajahwong ini mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup, terutama agar tidak lagi membuang sampah secara sembarangan di sungai maupun di saluran air sekitar tempat tinggalnya. Saat ini masih ada sebagian warga yang memilih membuang sampah ke sungai, dan bukan membuang sampah pada tempatnya. Dengan kebiasaan membuang sampah di sungai akan menibulkan pencemaran lingkungan dan bencana seperti air menjadi kotor dan banyaknya sampah yang menyumbat sehingga akan berdampak pada bencana banjir, apabila musim hujan tiba.

Universitas Ahmad Dahlan

Beliau juga menambahkan kegiatan ini untuk menciptakan lingkungan yang baik dan mendidik generasi muda yaitu mahasiswa untuk lebih peduli pada alam, terutama dari sisi kepedulian mahasiswa UAD. Pusat Studi Energi dan Lingkungan UAD saat ini lebih condong pada sisi penelitian di universitas dan di sisi lain masyarakat akan memperoleh manfaat penelitian. Dengan kegiatan peduli alam ini, mahasiswa bisa terjun langsung ke lokasi untuk bisa membantu lingkungan sekitar, dan bisa memunculkan ide baru bagi penelitian.

Universitas Ahmad Dahlan

Selama ini, Pusat Studi Energi dan Lingkungan UAD dalam pengembangan di bidang penelitiannya,  sudah berhasil menciptakan alat guna mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM). Hingga saat ini sudah ada dua bank sampah di lingkungan DIY yang diberi hibah alat ini, sehingga mereka bisa mengolah sampah plastik menjadi BBM.
/(ns)